Omah Tawon
Omah Tawon
Bermula dari rasa penasaran saya terhadap sarang lebah atau omah tawon, ternyata bentuknya segi enam (hexagon). Mengapa tidak segiempat atau segitiga? Tentu ada maksud tertentu dari bentuk geometri ini. Saya tidak tahu persis, hanya menduga-duga saja. Penampang tubuh lebah kan bulat, jadi mungkin akan lebih mudah masuk ke dalam sarang yang berbentuk segienam. Selain itu dengan bentuk segienam yang disusun berdampingan, tidak ada ruang kosong di antaranya. Sebenarnya segiempat dan segitiga sama juga sih, tidak ada ruang kosong, tapi mungkin volumenya akan lebih besar jika berbentuk segienam. Hal ini berhubungan dengan jumlah madu yang tersimpan di dalamnya. Sekali lagi ini hanya sekedar dugaan saya. Hehehe… Jadi masih perlu dibuktikan kebenarannya, mungkin perlu juga dibuktikan secara matematis. Walah…, semakin mumet. Tapi kalo cuma rumus luas segienam beraturan sih gampang saja. Jika panjang sisi-sisinya = s, maka luasnya adalah:
A = 3/2.√3. s2
Jangan kuatir, saya sudah buktikan koq kebenarannya. Nah, kalo mau diterapkan untuk menghitung volume sarang lebah. Maka tergantung bentuknya dulu. Kalo bentuknya adalah limas segienam, maka volumenya menjadi:
Vlimas = 1/3.A.t
sedangkan kalo bentuknya prisma, volumenya menjadi:
dengan A adalah luas segienam di atas dan t adalah tinggi. Tinggal mengalikan ada berapa limas atau prisma segienam di dalam satu sarang lebah tersebut. Gitu deh Coy.
Anyway, kita tinggalkan kerumitan di atas. Pagi ini saya memotret sarang lebah atau omah tawon. Bukan lebah madu sih, dan sarangnya juga kecil dan tergantung di pojok atas ruangan, menempel di eternit bangunan. Agak ragu juga pas mau motret, karena ada penunggunya, takut disengat. Hehehe… Setelah saya amati dari bawah, memang bentuk sarangnya segienam yang disusun berdampingan. Memang bukan segienam yang beraturan sih. Mungkin lebih tepatnya dikatakan limas segienam, karena ujungnya lancip. Tergantung hanya dengan seutas perekat berbahan lilin dan sanggup menahan sarang sekaligus 3 – 4 ekor lebah. Wow, cara membuatnya bagaimana ya? Hmmm… Tuhan memang Maha Pencipta dan Maha Kuasa. Makhluk kecil yang suka menyengat itu, diajari-Nya prinsip bentuk geometri yang paling efisien dan juga mungkin prinsip arsitektur bangunan.
Label: omah, omah tawon, tawon






0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda